Tamara Bleszynski's PhotosKORUPTOR MERAMPOK Masa Depan PEREMPUAN !!!
Gloria Steinem, A FEMINIST :
“If You Say, I’m for equal pay, that’s a REFORM. But if you say, I’m A FEMINIST, that’s A TRANSFORMATION of SOCIETY !”
PATRIARKISME menumbuhkan HIRARKI KUASA, dan hirarki itu menghasilkan DISKRIMINASI. Tetapi KORUPSI membuat diskriminasi itu menjadi PENDERITAAN : Hak Perempuan untuk memperoleh Keadilan dirampas oleh Birokrasi yang korup. Trauma kekerasan seksual berlanjut, dan harapan terhadap kesejahteraan di masa depan pudar. KORUPTOR Bukan Saja Mencuri UANG NEGARA, Tetapi Juga MERAMPOK Masa Depan PEREMPUAN !!!
Sebagai contoh : seorang perempuan korban perkosaan di masa konflik Aceh mendaftar untuk memperoleh dana bantuan korban konflik Aceh tetapi petugas kecamatan disana menolaknya. Dalam pandangan sang birokrat desa, korban konflik haruslah laki-laki. Perempuan tersebut hanya dianggap “korban kecil” oleh pak Camat.
Dalam pola ini ada relasi sebab akibat antara KORUPSI dan PENDERITAAN PEREMPUAN. Misalnya, bila antibiotic tidak tersedia di sebuah puskesmas kabupaten, sebabnya sederhana : sang bupati lebih menganggarkan bahan bakar Harley Davidson-nya pada APBD. Hobi mewah pejabat berbanding langsung dengan angka kematian ibu dan anak.
Perspektif adalah penentu arah anggaran. Bila dana pendidikan pemerintah pusat hanya diendapkan di Bank Pembangunan Daerah, maka ketimpangan pengetahuan akan dirasakan paling buruk pada KELOMPOK PEREMPUAN. Pejabat tanpa perspektif KEADILAN GENDER, juga harus disebut sebagai KORUPTOR PERADABAN.
Sekali lagi, KORUPSI bukan sekedar delik pidana, tetapi menyangkut POLA PIKIR PATRIARKIS : kamar mandi ruang kerja bupati yang direnovasi dengan anggaran 100 juta rupiah, pasti menunda pembangunan toilet sehat di pasar-pasar tradisional yang penjual dan pembelinya mayoritas perempuan.
Persekongkolan antara Birokrasi Lokal, Partai Politik dan Bisnis Kotor, membuat Korupsi menjadi Konstitusi yang sesungguhnya. Ia mengatur PEMILU, menentukan Produk Legislatif, dan menguasai Opini Publik. Korupsi tumbuh dalam kekuasaan, berbiak melalui Politik, bahkan pola-pola yang sama juga mulai tumbuh di universitas.
FEMINISME adalah sinonim dari Perjuangan Keadilan. Pada tubuh perempuanlah seluruh diskriminasi peradaban berlangsung : ekonomi, politik, hokum kebudayaan, dan seksualitas. Dan Korupsi makin memperburuk kedudukan marginal Perempuan.
Karena itu, PEMBERANTASAN KORUPSI adalah kepentingan Politik Perempuan, justru karena ia adalah KORBAN UTAMA. Kepekaan moral, rasa keadilan, ethics of care, dapat diajukan sebagai keunggulan natural perempuan, suatu dasar antropologi untuk mewujudkan PEMERINTAHAN yang BERSIH !!!
Tetapi lebih dari itu, Pemberantasan Korupsi adalah UPAYA POLITIK BESAR untuk meruntuhkan Jaringan OLIGARKI Bisnis-Politik, GURITA PATRIARKI yang makin melilit Republik ini. Kebutuhan itu amat kita perlukan hari-hari ini, Bukan sekedar demi Kesetaraan HAK atas Kesejahteraan, Tetapi demi – seperti dalam kalimat Gloria Steinem di atas – “A TRANSFORMATION of SOCIETY’ !!!
SALAM RESTORASI !!!
Jayalah Perempuan Indonesia Selamanya !!!
Sejahteralah RAKYATKU Selama-Lamanya !!!
Ir. SOEKARNO :
"Apakah kita mau Indonesia merdeka yang kaum kapitalisnya merajalela, ataukah yang semua rakyatnya sejahtera, yang semua orang cukup makan, cukup pakaian, hidup dalam kesejahteraan, merasa dipangku oleh Ibu Pertiwi yang cukup memberi sandang pangan kepadanya ?"
"Massa adalah Penentu Sejarah, “THE MAKERS of HISTORY!"
“NUSANTARA Di Tanah yang Jelita, KEKUASAAN Silih Berganti !!!”
4 PILAR RESTORASI INDONESIA :
1. Memperbaiki,
2. Mengembalikan,
3. Memulihkan &
4. Mencerahkan !!!
Mari Qita Lanjutkan Perjuangan LAKSAMANA MALAHAYATI di Bumi NUSANTARA Tercinta Ini,...
May ALLAH SWT Always Gives HIS Enlightenment NUR ILAHI To Our Qalbu, HEART & Myelin Restoration RI-DNA FOREVER, Amiin YRA.
9 APRIL 2014 : Hari Kemerdekaan RESTORASI INDONESIA !!!